Penyuluh Agama Gencarkan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Masjid Baiturrahman

Penyuluh Agama Gencarkan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Masjid Baiturrahman
Tegalrejo, 26 Februari 2025 – Penyuluh Agama di Kemantren Tegalrejo terus menggencarkan program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an yang dilaksanakan di Masjid Baiturrahman, Bangunrejo, Kricak, Tegalrejo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih kesulitan dalam membaca huruf Arab.
Kegiatan ini diampu oleh tiga penyuluh agama yang berpengalaman di bidangnya, yaitu *Endah Sri Umaryani, Ninik Dwi, dan Eka Astuti*. Mereka secara rutin memberikan bimbingan kepada peserta, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa yang ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih baik.
Menurut Endah Sri Umaryani, salah satu pengampu program ini, minat masyarakat untuk belajar membaca Al-Qur’an cukup tinggi. “Kami melihat banyak warga yang ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan benar, namun masih merasa kesulitan. Dengan adanya program ini, kami berharap dapat membantu mereka agar lebih lancar dan memahami bacaan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ninik Dwi menambahkan bahwa metode yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah metode tahsin dan talaqqi, yang memungkinkan peserta belajar secara langsung dengan bimbingan intensif. Selain itu, Eka Astuti menekankan bahwa pemberantasan buta huruf Al-Qur’an merupakan bagian dari misi penyuluh agama dalam meningkatkan literasi keislaman di tengah masyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Program ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Tegalrejo.[sams]