Berita

Tim Badan Hisab Dan Rukyat Kemenag Kota Yogyakarta Bimbing Mahasiswa PKL UIN Sunan Kalijaga Ukur Arah Kiblat Langgar Al Furqon

Yogyakarta (KUA Kotagede) – Tim Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kemenag Kota Yogyakarta bersama Penyuluh Agama Islam KUA Kotagede, Sabtu (19/03/2022) bimbing mahasiswa PKL UIN Sunan Kalijaga Ukur Arah Kiblat Langgar Al Furqon yang berlokasi di Patalan Selatan Prenggan Kotagede.

Pengkuran arah kiblat ini selain sebagai kegiatan aplikasi teori yang dipelajari dalam bangku perkuliahan juga merupakan program arahan dari Kepala KUA Kotagede Setyo Purwadi, S. Ag.

Dari takmir langgar Al Furqon Sumarsono meminta agar bisa diukur arah kiblat langgar tersebut. Sumarsono selaku takmir mengungkapkan bahwa selama ini belum pernah diadakan pengukuran arah kiblat.

“Mudah-mudahan setelah dibantu Penyuluh Agama Islam KUA Kotagede dan tim BHR Kemenag Kota Yogyakarta bisa membantu dalam pelaksanaan ukur arah kiblat langgar Al Furqon.” jelasnya.

Tim BHR dari Kemenag Kota Yogyakarta H. Danang menjelaskan dalam pengukuran arah kiblat, ada beberapa alat pengukur yang bisa digunakan, seperti Theodolite dan Setiga Kiblat.

Kedua alat ini memiliki konsep yang sama, namun berbeda apabila untuk menentukan utara sejati.

Theodolite membutuhkan cahaya matahari sedangkan Segitiga Kiblat membutuhkan kompas.

“Jika menggunakan Theodolite harus terkena sinar matahari secara langsung, untuk mengkalibrasi dimana matahari berada. Kalau Segitiga Kiblat kita cukup menggunakan kompas dan mengoreksi dengan deklinasi magnetik.” Tutur Danang.

Safrianto koordinator Mahasiswa UIN Sunan Kali Jaga, menyatakan adanya pengukuran arah kiblat langgar Al Furqon ini sangat bermanfaat untuk praktek lapangan, karena bisa memberikan tambahan ilmu bagi mahasiswa yang PKL di KUA Kotagede.

Dia berharap setelah mengetahui hasil pengukuran tersebut bisa menjadi patokan arah kiblat untuk langgar Al Furqon kedepannya. (End)